Tuesday , May 28 2024
Manfaat Vaksin Rotavirus

Manfaat Vaksin Rotavirus Untuk Bayi dan Anak

Manfaat Vaksin Rotavirus Untuk Bayi dan Anak. Rotavirus merupakan salah satu penyebab utama gastroenteritis, yaitu peradangan pada saluran pencernaan yang menyebabkan gejala seperti diare dan muntah. Hal tersebut sering dialami oleh balita karena sistem pencernaan masih sangat sensitif.

Apa Itu Penyakit Rotavirus?

Rotavirus adalah virus yang menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan manusia. Virus ini sangat menular dan dapat menyebar melalui kontak langsung dengan individu yang terinfeksi atau melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi oleh virus.

Gejala Penyakit Rotavirus

Ada banyak sekali gejala awal jika seseorang terinfeksi virus rotavirus, diantaranya:

  • Gejala utama infeksi rotavirus adalah diare, yang seringkali parah, berair, dan berlangsung selama beberapa hari.
  • Gejala lainnya meliputi muntah, demam, sakit perut, kehilangan nafsu makan, dan kadang-kadang dehidrasi yang parah terutama pada bayi dan anak-anak kecil.
  • waktu antara paparan virus dan munculnya gejala, biasanya berkisar antara 1 hingga 3 hari.
  • Rotavirus dapat mempengaruhi individu dari segala usia, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak di bawah usia lima tahun.
  • Anak-anak yang belum divaksinasi memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami infeksi yang parah.

Imunisasi dengan vaksin rotavirus adalah metode pencegahan yang efektif untuk mencegah infeksi rotavirus pada anak-anak. Pencegahan penularan melalui kebersihan tangan yang baik dan penghindaran kontak dengan individu yang terinfeksi juga penting.

Manfaat Pemberian Vaksin Rotavirus

Manfaat utama vaksin rotavirus adalah mencegah infeksi oleh virus rotavirus. Rotavirus adalah penyebab umum gastroenteritis atau diare yang parah pada anak-anak di seluruh dunia.

Dosis pertama diberikan ketika anak berusia 6–12 minggu, sedangkan dosis kedua dan ketiga diberikan dengan interval 4–10 minggu setelah vaksin sebelumnya. Dosis ketiga vaksin rotavirus pentavalen paling lambat diberikan ketika anak usia 32 minggu.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Vaksin Rotavirus

Jika anak belum mendapat vaksin rotavirus dosis pertama saat ia berusia 15 minggu, konsultasikanlah dengan dokter apakah ia masih bisa menerima vaksin ini. Vaksin rotavirus tidak dianjurkan untuk diberikan kepada bayi yang berusia lebih dari 8 bulan, karena belum ada bukti yang menunjukkan efektivitas vaksin ini terhadap bayi di usia tersebut.

Tak hanya itu, ada beberapa kondisi lain yang menyebabkan anak tidak dapat menerima vaksin rotavirus, di antaranya:

  • Berusia kurang dari 6 minggu atau lebih dari 8 bulan
  • Sedang sakit atau demam
  • Memiliki alergi terhadap vaksin rotavirus yang telah diberikan sebelumnya
  • Menderita intususepsi atau gangguan usus yang membuat sebagian usus terlipat dan tersumbat
  • Menderita severe combined immunodeficiency (SCID), yaitu suatu penyakit keturunan yang dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam melawan infeksi
  • Menderita gangguan sistem imun dan penyakit pencernaan.
  • Terlahir dengan spina bifida dan bladder exstrophy, yaitu cacat lahir yang menyebabkan kelainan pada kandung kemih

Baca Juga:

Menimbang manfaat dan risikonya, pemberian vaksin rotavirus tetap disarankan karena terbukti dapat mencegah anak dari diare akibat infeksi rotavirus. Oleh karena itu, jangan lupa untuk membawa anak ke dokter atau fasilitas kesehatan untuk memperoleh vaksin rotavirus.