7 Cara Mengatasi Kram Kaki dan Penyebabnya


7 Cara Mengatasi Kram Kaki dan Penyebabnya

7 Cara Mengatasi Kram Kaki dan Penyebabnya. Kram kaki datang dengan tiba-tiba penyebabnyapun belum diketahui, namun umumnya disebabkan ataupun terkait dengan cedera saat berolahraga, kehamilan, dehidrasi, kekurangan asupan mineral tertentu, ataupun pajanan suhu dingin.

Kram adalah pengerutan pada otot, yang muncul secara tiba-tiba dan menyebabkan nyeri. Kram bisa sembuh dengan sendirinya selama beberapa detik, menit, atau jam, tergantung dari kontraksi tersebut, dan kram dapat terjadi pada otot rangka atau otot polos.

Pelemasan (stretching), minum air yang banyak dan pemijatan dapat meredakan serangan kram pada otot.

Obat pengurang sakit biasanya tidak bermanfaat karena tidak cukup cepat bekerja. Namun, pengurang sakit seperti parasetamol mungkin bermanfaat meringankan nyeri dan lemas otot yang kadang masih berlangsung hingga 24 jam setelah hilangnya kram.

Penyebab Kram Kaki

Ada banyak penyebab terjadinya kram, namun bagi anda yang jarang mengalami kram kaki, hal tersebut merupakan hal yang wajar dan tidak berakibat fatal. Kecuali bila kram sering terjadi. Penyebab yang sering dikaitkan dengan kram kaki antara lain:

  • Kekurangan mineral seperti kalium, kalsium, dan magnesium dapat mengundang kaki kram.
  • Tekanan terhadap saraf pada tulang belakang bisa membuat kaki terasa nyeri kram yang bisa memburuk bila semakin lama Anda berjalan. Berjalan dengan posisi sedikit membungkuk ke depan biasanya dapat meringankan nyeri.
  • Suplai darah yang tidak memadai. Penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke kaki Anda dapat menimbulkan nyeri, misalnya kram di kaki saat Anda sedang berolahraga. Kram ini biasanya hilang secepatnya setelah Anda berhenti berolahraga.
  • Dehidrasi sehingga tubuh kehilangan banyak cairan.
  • Kondisi kram sudah biasa terjadi pada ibu hamil, terutama saat bulan-bulan terakhir kehamilan. Kemungkinan hal ini terjadi oleh karena kekurangan kalsium dan magnesium.
  • Cedera atau menggunakan otot secara berlebihan. Terlalu lama duduk, berdiri lama di atas permukaan yang keras, atau meletakkan kaki pada posisi yang tidak nyaman selama tidur juga dapat membuat otot kaki menegang atau kram.
  • Terpapar suhu dingin, khususnya air dingin. Biasanya terjadi setelah mandi dengan air dingin atau kehujanan.
  • Efek samping dari obat-obatan seperti pil kontrasepsi, obat antipsikotik, diuretik, statin, dan steroid.
  • Infeksi seperti tetanus juga bisa menyebabkan kejang otot dan kram.
  • Penyakit hati juga bisa mengundang kram pada kaki. Ketika organ hati tidak bisa bekerja dengan baik, racun di dalam darah akan meningkat dan bisa membuat otot kram.
  • Kondisi medis lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit tiroid, multiple sclerosis, atau masalah aliran darah (penyakit arteri periferal).

Cara Meringankan Kram Kaki

Meskipun kram mempunyai banyak penyebab namun kita juga akan mengulas cara meringankan kram. Sebenarnya cara meringankan kaki yang sedang kram sangat mudah, rileks merupakan cara ampuh untuk meringankan kram, namun ada beberapa cara lain bila cara yang satu tidak berhasil. Berikut beberapa cara mengatasi atau meringankan kram kaki.

Baca Juga:

1. Menghentikan Aktifitas

Segera hentikan aktivitas dan lemaskan otot dengan peregangan ringan. Gerakkan kaki dengan berjalan perlahan-lahan. Hal ini bertujuan mengirimkan sinyal di dalam tubuh bahwa otot Anda butuh berkontraksi kemudian relaksasi.

2. Pijat pada bagian otot yang menegang

Pemijatan dilakukan untuk mengendorkan otot yang tegang, agar kram segera berakhir atau membaik.

3. Kompres Air Hangat

Kompres dengan air panas atau mandi dengan air panas. Namun, cara ini tidak dianjurkan bagi mereka yang mengidap diabetes, cedera saraf tulang belakang, atau kondisi lainnya yang tidak memungkinkan Anda merasakan suhu panas.

4. Minum Air Putih

Minum air putih atau minuman yang mengandung elektrolit secukupnya untuk menghidrasi tubuh. Cara ini mungkin membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. Namun, hal ini bisa mencegah terjadi kram berikutnya.

5. Meletakkan kaki Lebih Tinggi

Ganjal ujung kaki dengan bantal saat tidur untuk mencegah kram.

6. Konsumsi Makanan Kaya Magnesium

Konsumsi makanan kaya magnesium seperti kacang-kacangan dan biji-bijian bila Anda sering mengalami kram kaki yang tidak terkait dengan kondisi kesehatan lainnya. Namun, untuk ibu hamil dianjurkan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu bila ingin mengonsumsi suplemen magnesium.

7. Obat-obatan

Gunakan obat-obatan pereda sakit, seperti ibuprofen atau gel penghilang nyeri sesuai petunjuk penggunaan.

Semoga ulasan diatas bermanfaat dan untuk mencegah kram datang lagi, cobalah untuk rutin melakukan pijatan pada bagian tubuh yang sering kram, melakukan pemanasan sebelum berolahraga, cukupi kebutuhan air putih, dan mineral seperti kalsium, magnesium, dan lainnya. Selain itu, pakailah alas kaki yang layak dan nyaman untuk otot kaki. Selain itu hindari gerakan tiba-tiba setelah bangun tidur hal tersebut bisa sebagai pemicu timbulnya kram.