Manfaat Apel untuk Penyakit Gula, Solusi Diabetes dengan Buah Alami


Manfaat Apel untuk Penyakit Gula, Solusi Diabetes dengan Buah Alami

Manfaat Apel untuk Penyakit Gula, Solusi Diabetes dengan Buah Alami. Penyakit dibetes militus atau sering dikenal sebagai penyakit gula masuk dalam daftar pembunuh terbesar manusia. Kelebihan gula darah kaitannya dengan fungsi hormon insulin yang ada dalam tubuh masih menjadi pembahasan kali ini. Apel yang sering dikenal buahnya memiliki rasa unik dan tekstur gigitannya khas memiliki kashiat sebagaimana buah-buah lainnya. Manfaat apel untuk penyakit gula saat ini akan diulas oleh ManfaatCaranya.com.

Bagi Anda penderita diabetes layak menjadi perhatian adanya apel yang akan menstabilkan gula darah Anda. Di sini baik apel yang belum dimodifikasi alias buahnya langsung dikonsumsi atau yang berupa cuka apel sangat berperan dalam mengontrol gula darah. Insulin dihasilkan oleh pankreas yang mana apel berperan dalam merangsang keluarnya.

Di masyarakat sering ada berita bahwa orang memilik penyakit gula dilarang makan apel. Atau sebaliknya apel sebenarnya sangat baik untuk penderita diabetes? Lantas sebenarnya seperti apa pengaruh apel bagi penderita gula darah yang tidak stabil. Apa manfaat sebenatnya apel untuk penyakit gula? Baca Juga: Alpukat untuk Atasi Diabet

Manfaat Apel untuk Penyakit Gula

Tak sedikit masyarakat yang termakan berita mengenai larangan memakan apel oleh penderita penyakit gula. Nah di sini akan di ulas sejatinaya mengenai buah apel yang berberan dalam mengendalikan gula darah.

Para ahli mengatakan bahwa apel memang memiliki kandungan gula alami dan nutrisi baik lainnya seperti vitamin, serat, dan mineral yang sebenarnya sangat baik bagi kesehatan tubuh. Kerap mengkonsumsi buah ini bisa mencegah datangnya penyakit layaknya hipertensi, stroke, penyakit jantung, kanker, hingga obesitas. Pertanyaannya apakah aman apek dikonsumsi oleh para penderita diabetes?

Jawabannya adalah sesuai dengan penelitian telah ditemukan fakta bahwa di dalam sebuah apel lengkap dengan kulitnya terdapat 95 kalori, 25 gram karbohidrat, 0,5 gram protein, 4 gram serat, dan 0,4 gram lemak. Kandungan serat dari buah ini disebut-sebut sangat baik bagi penderita diabetes tipe 2 karena mendukung tubuhnya mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Walaupun memiliki kadar gula alami, kandungan fruktosa pada buah apel ini tidak akan memicu kenaikan gula darah dengan signifikan.

Glycemic Index (GI) dan Glycemic Load (GL) adalah indikator yang berguna untuk mengukur seberapa besar makanan memengaruhi kadar gula darah seseorang. Penelitian menunjukkan, bahwa skor apel relatif rendah pada skala GI dan GL. Artinya kenaikan kadar gula darah terjadi dalam batas minimal.

Apel kaya manfaat yang sangat banyak. Memakan apel secara teratur juga bisa mengurangi resistensi insulin. Hal ini bisa terjadi karena kandungan polifenol pada apel (terutama ditemukan pada kulit apel) dapat merangsang pankreas untuk melepaskan insulin dan membantu sel untuk menyerap gula.

Pada pokoknya apel adalah sumber serat, vitamin C dan antioksidan yang baik. Tidak hanya itu, apel juga membantu Anda merasa kenyang tanpa banyak mengonsumsi kalori. Dengan demikian tidak sedikit alasan mengapa apel membantu mencegah diabetes. Antioksidan yang ditemukan di apel kemungkinan memainkan peran penting. Beberapa antioksidan itu diantaranya adalah quercetin, chlorogenic acid dan phlorizin.

Quercetin mampu membantu untuk memperlambat pengolahan karbohidrat. Selain itu juga berfungsi untuk mencegah naiknya gula darah. Chlorogenic acid, mampu membantu tubuh memanfaatkan gula secara lebih efisien. Sedangkan phlorizin membantu memperlambat penyerapan gula dan menurunkan tingkat gula darah.

Sisi lainnya, kandungan polifenol di alam apel justru akan menurunkan kadar gula darah dan melambatkan pencernaan karbohidrat. Mengkonsumsi apel juga akan menurunkan resistensi insulin pada tubuh karena adanya kandungan polifenol yang banyak pada kulitnya. Kandungan ini akan membuat pankreas lebih efektif dalam memproduksi insulin yang akan mendorong sel-sel tubuh menyerap gula.

Baca Juga:

Lakukan konsultasi kepada dokter bila Anda masih ragu dengan penyakit yang diderita ketika Anda ingin mengonsumsi apel.