Cara Mengajarkan Anak Mengaji Sesuai Fase Perkembangan


Cara Mengajarkan Anak Mengaji

Cara Mengajarkan Anak Mengaji Sesuai Fase Perkembangan. Mengajari anak untuk bisa mengaji dengan lancar memang sangat perlu. Mengajarkan anak mengaji bisa dimulai saat anak sudah lahir kedunia, dengan mendengarkan ayat suci kepada anak anak membiasakan anak dalam pengucapannya kelak. Mengajari mengaji pada anak memang membutuhkan proses. Kita harus mengajarkan mengaji sesuai fase perkembangannya. Berikut trik mengajari mengaji sesuai tahap perkembangan anak.

Usia Anak

Usia belia menjadi dambaan orang tua dalam mendidiknya. Kenapa seperti itu?, banyak yang kewalahan mendidik anak diusia remaja kesana saat ini karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya adalah lingkungan rumah dan pergaulan si anak tersebut. Maka baca sampai selesai apa yang kami hadirkan untuk anda tentang mengajarkan anak dalam berbuat baik khususnya mengaji.

Dunia anak memang sangat berbeda dari yang lainnya. Banyak canda tawa, senang gembira, serta ketidak seriusan dalam belajar atau aktivitas lainnya. Maka, jangan pernah menyerah untuk menjadikan anak sebagai ladang amal dalam menyiapkan generasi pengganti hidup ini dengan maksimal salah satunya adalah dalam hal mengaji.

Cara Mengajarkan Anak Mengaji

Berikut ini fase perkembangan anak yang perlu anda ketahui untuk mengajarkan anak mengaji, yaitu:

5 Manfaat Buah Markisa Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Usia 0 ~ 2 thn

  • Memperlihatkan flashcard huruf hijaiyah berfatah, kasrah, dhommah
  • (Lebih kreatif jika dibuat di kertas karton, dengan gambar2 yang disukai)
  • Sering melafalkan 29 huruf hijaiyah asli saat bermain (bisa dilagukan ataupun dilafalkan biasa: alif ba ta tsa, dst)
  • Memiliki buku-buku yang bertuliskan huruf hijaiyah, baik satuan ataupun sudah berbentuk kata
  • Tidak direkomendasikan sering memperlihatkan VCD atau games huruf hijaiyah kepada anak usia ini, karena daya lihat (mata) masih rentan sinar elektrik.

Usia 2 ~ 3

  • Mulai memperkenalkan buku Iqra ataupun sejenisnya (di Indonesia ada Taghona, di Pakistan ada Qaidah, dan lain-lain sesuai kebutuhan)
  • Konsisten memperkenalkan huruf dari buku pegangan (Bisa satu hari satu lembar, 1/2 lembar, atau memilih huruf-huruf yang disukai)
  • Sering memasangkan CD yang berisi pelafalan huruf hijaiyah berharakat.
  • Sekali dua kali bisa juga diperlihatkan VCD belajar mengaji buat anak balita (jangan terlalu sering)
  • Pilih waktu ‘segar’ saat ingin mengajarkan anak, misalnya bangun tidur atau selepas maghrib

Usia 3 ~ 4 th

  • Jika tahapan di atas sudah dilaksanakan, tumbuhkan minat anak dalam membaca Iqra dengan mencoba “1 hari 1 lembar”. Bisa berulang-ulang atau lanjut ke halaman berikutnya.
  • Jangan terfokus dahulu pada makhroj ataupun hukum tajwid hingga membuat anak “stres”.
  • yang terpenting di usia ini adalah anak senang dengan mengaji, suka dengan huruf hijaiyah berharakat
  • Biasakan memulai “hari baru” dengan lebih dahulu membuka buku Iqra ataupun sejenisnya.
  • bagi anak kognitif akan mudah diarahkan langsung membaca Iqra.
  • jika anak motoris, orang tua dapat berkreasi dengan bermain sambil menggambar huruf hijaiyah yang ingin diajarkan pada anak.
  • Mulai memperkenalkan reward (memberi permen, stiker, dll) untuk menarik minat anak.

Usia 4 ~ 5 thn

  • Jika tahapan diatas konsisten dilaksanakan, pada usia ini, anak akan masuk Iqra 5 atau Iqra 6
  • Orang tua harus lebih istiqamah menumbuhkan minat mengaji dengan membiasakan mengawali rutinitas hari dimulai dengan mengaji.
  • Karena pada usia ini, anak2 mulai mengenal kartun, film, buku kesukaan, dll. Selagi anak mengawali hari dengan mengaji, beri reward dengan aktifitas kesukaannya (Selesai ngaji L*N* sukanya minta nonton Inai inai Ba ^^)
  • Karena olah vokal anak usia ini nyaris sempurna, mulai memperkenalkan makhroj & hukum tajwid pada anak.

Simak:

Demikian cara cepat mengajari anak mengaji. Sebagai orang tua biasakan kebiasaan baik pada anak sejak anak anda masih bayi agar anak sudah terbiasa dengan hal baik. Semoga ulasan diatas bermanfat, selamat mencoba dan bahagiakan anak anda belajar sejak dini dengan baik dan benar.