Saturday , January 24 2026
Cara Mudah Menanam Rumput Gajah

Cara Menanam Rumput Gajah, Agar Subur dan Lebat

Cara Menanam Rumput Gajah, Agar Subur dan Lebat. Rumput gajah merupakan salah satu rumput yang banyak digunakan untuk pakan ternak. Namun penanaman rumput gajah kadang menjadi kendala karena daunnya kurang lebat dan mengecil. Disini akan kita bahas cara menanam rumput gajah agar daun lebat dan banyak.

Sekilas Tentang Rumput Gajah

Rumput gajah (Pennisetum purpureum) adalah tanaman hijauan tahunan unggul yang populer di Indonesia, terutama sebagai pakan ternak ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba, karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan pertumbuhannya yang cepat.

Deskripsi Fisik dan Karakteristik

Asal: Berasal dari Afrika tropis dan diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1962.

Pertumbuhan: Merupakan tanaman abadi (perennial) yang tumbuh berumpun tebal dan padat, serta memiliki sistem perakaran serabut yang kuat.

Tinggi: Dapat tumbuh sangat tinggi, mencapai 180 hingga 400 cm atau bahkan 4-7 meter, dengan batang yang kasar dan bercabang di bagian atas.

Produktivitas: Memiliki produktivitas yang sangat tinggi dan responsif terhadap pemupukan.

Kandungan Nutrisi Rumput Gajah

Rumput gajah dikenal karena nilai gizinya yang baik, meliputi:

Protein Kasar: 8% – 12%

Serat Kasar: 25% – 35%

Lemak Kasar: 1,5% – 2,5%

Total Digestible Nutrients (TDN): 55% – 65%

Kandungan nutrisi ini menjadikannya sumber energi dan serat yang ideal untuk penggemukan dan pemeliharaan ternak.

Cara Menanam Rumput Gajah dan Pemanenan

Ternyata rumput gajah jika ingin mengdapatkan daun yang lebat dan banyak ada trik menanam rumput gajah. Cara tersebut bisa anda coba untuk mendapatkan rumput gajah yang subur.

1. Persiapan Bibit

Pilih Bibit: Gunakan batang dari tanaman induk berusia 3-6 bulan yang sehat.

Potong Stek: Potong batang menjadi 25-30 cm (2-3 ruas), potong miring agar mudah ditancap.

2. Persiapan Lahan

Musim Tanam: Lakukan saat musim hujan tiba agar mendapat air cukup. Jika musim kemarau, siapkan penyiraman rutin.

Olah Tanah: Gemburkan tanah, beri pupuk kandang, lalu diamkan seminggu agar nutrisi meresap.

Bedengan: Buat bedengan atau gundukan jika diperlukan, tergantung kondisi lahan.

3. Penanaman

Buat Lubang: Buat lubang tanam dengan jarak 50×50 cm atau 60×90 cm.

Tancapkan Stek: Tancapkan stek sedalam 10-15 cm, pastikan akar menempel tanah.

Padatkan & Siram: Padatkan tanah di sekitar pangkal batang dan siram bibit segera setelah tanam untuk mencegah stres.

4. Perawatan

Penyiraman: Siram teratur, terutama saat musim kemarau, pagi dan sore hari.

Pemupukan Susulan: Pemupukan pertama setelah 2-3 minggu (urea/KCL). Lanjutkan setiap 2-4 kali panen atau sesuai kebutuhan.

Penyiangan & Pengairan: Jaga kebersihan dari gulma. Aerasi tanah juga membantu.

Penyinaran: Tanam di lokasi yang mendapat sinar matahari langsung agar tumbuh rimbun dan tidak memanjang.

5. Panen & Peremajaan

Panen Pertama: Siap panen setelah 40-60 hari, tergantung kondisi pertumbuhan.

Cara Panen: Potong dengan menyisakan 10 cm dari permukaan tanah agar cepat tumbuh kembali.

Peremajaan: Lakukan peremajaan setiap 3-4 tahun dengan bibit baru agar kualitas tetap baik.

Baca Juga:

Manfaat Lain Rumput Gajah

Selain sebagai pakan ternak, rumput gajah juga bermanfaat untuk kesehatan lingkungan karena sistem akarnya yang kuat membantu mengikat partikel tanah, mencegah erosi, dan mengangkat zat hara ke lapisan permukaan tanah. Terdapat pula varietas rumput gajah mini yang sering digunakan untuk keperluan taman dan lansekap.

Jadi bagi anda yang akan berternak sebaiknya sediakan dulu lahan rumput gajah, sehingga akan memudahkan dalam proses pemberian makan hewan ternak anda. Semoga ulasan diatas bermanfaat dan menambah infomasi anda.