Penyebab Gigi Ngilu Serta Penanganan Yang Paling Tepat

Penyebab Gigi Ngilu Serta Penanganan Yang Paling Tepat

Penyebab Gigi Ngilu Serta Penanganan Yang Paling Tepat. Gigi yang terasa ngilu atau biasa disebut juga gigi sensitif mengakibatkan aktivitas sederhana sehari-hari seperti makan, minum, dan menyikat gigi menjadi menyakitkan. Namun dengan mendeteksi penyebabnya, kondisi ini dapat diatasi. Artikel sebelumnya kita membahas mengenai penyebab lebam pada tubuh.

Gigi terasa ngilu atau gigi sensitif biasanya disebabkan karena terkikisnya lapisan email atau karena terpaparnya akar gigi. Gigi Anda menjadi sensitif ketika gusi terbuka, sehingga dentin, lapisan di bawahnya, terpapar berbagai rangsangan. Dentin terdiri dari bagian dalam gigi dan akar yang terhubung pada ribuan saluran kecil yang menuju saraf pusat gigi. Kondisi ini menyebabkan paparan dingin, panas, atau gesekan keras dapat memicu rasa ngilu.

Sakit gigi yaitu rasa nyeri pada gigi. Sakit gigi disebabkan oleh berbagai masalah pada gigi dan rahang, seperti karies gigi, gingivitis atau penyakit rahang, dan masih banyak lagi. Sakit gigi juga merupakan gejala penyakit jantung, seperti angina. Sakit gigi dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke. Setidaknya, sakit gigi dapat menyebabkan kepala pusing dan tidak nyenyak tidur.

Sakit gigi biasanya merujuk kepada rasa sakit di sekitar gigi atau rahang terutama sebagai akibat dari kondisi gigi. Dalam banyak kasus, sakit gigi disebabkan oleh masalah gigi, seperti rongga gigi, gigi retak, suatu akar gigi terekspos, atau penyakit gusi. Namun, gangguan dari (bersama Temporo-mandibula) sendi rahang juga dapat menyebabkan sakit yang disebut sebagai “sakit gigi”. Tingkat keparahan sakit gigi dapat berkisar dari ringan hingga kronis, tajam dan menyiksa. Rasa sakit dapat diperburuk oleh mengunyah atau dingin atau panas. Sebuah ujian lisan menyeluruh, yang mencakup gigi X-ray, dapat membantu menentukan apakah sakit gigi datang dari masalah gigi atau rahang dan penyebabnya.

Kadang-kadang, sakit gigi mungkin disebabkan oleh masalah yang tidak berasal dari gigi atau rahang. Sakit di sekitar gigi dan rahang dapat gejala penyakit jantung (seperti angina atau serangan jantung ), telinga (seperti eksternal infeksi telinga atau bagian dalam), dan sinus (udara bagian-bagian dari tulang pipi). Misalnya, sakit angina (pasokan darah beroksigen yang tidak memadai ke otot jantung karena penyempitan pembuluh darah ke jantung) biasanya terletak di bagian dada atau lengan. Namun, pada beberapa pasien dengan angina, rasa sakit sakit gigi atau rahang adalah satu-satunya gejala dari masalah hati mereka. Infeksi dan penyakit telinga dan sinus juga dapat menyebabkan rasa sakit di sekitar gigi dan rahang. Oleh karena itu, evaluasi oleh dokter gigi dan dokter kadang-kadang diperlukan untuk mendiagnosis penyakit medis yang menyebabkan sakit gigi.

Penyebab Gigi Ngilu Serta Penanganan Yang Paling Tepat

Faktor yang dapat menjadi pemicu gigi ngilu diantaranya:

  • Lubang pada gigi.
  • Gigi berlubang dapat menjadi tempat bakteri bersarang.
  • Efek samping karena prosedur yang dijalankan di dokter gigi seperti pemutihan gigi.
  • Radang pada gusi (gingivitis).
  • Menyikat gigi terlalu kencang.
  • Penumpukan plak.
  • Konsumsi makanan dan minuman yang terlalu asam.

Mengatasi Ngilu Gigi

Memeriksakan diri ke dokter gigi merupakan langkah pertama yang dapat anda lakukan. Dokter akan mendeteksi penyebab gigi ngilu anda berdasarkan pemeriksaan, riwayat dan gejala yang Anda sampaikan. Berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi solusi:

  • Pasta gigi dengan formula tertentu khusus untuk gigi sensitif. Sebagian pasta gigi dapat membantu meredam ngilu karena gigi sensitif.
  • Dokter dapat mengolesi gigi Anda yang sensitif dengan fluoride dan meresepkannya untuk digunakan di rumah agar dapat memperkuat email gigi dan meredakan linu.
  • Mengikat atau menebalkan. Permukaan akar gigi yang terpapar dapat ditangani dengan lapisan pengikat (bonding resin) yang diaplikasikan pada akar. Proses ini mungkin membutuhkan bius lokal.
  • Bedah gusi. Akar gigi yang telah kehilangan lapisan gusi dapat menyebabkan gigi menjadi linu. Solusi dapat dilakukan dengan pengambilan gusi dari bagian lain untuk kemudian dipasang pada bagian yang hilang ini.
  • Saluran akar (root canal). Proses dilakukan dengan merawat pulpa gigi. Cara yang ternyata paling berdampak ini dilakukan jika perawatan lain sudah tidak bekerja efektif sementara rasa nyeri yang Anda alami sudah sudah tidak tertahankan.

Baca Juga:

Menjaga Kesehatan Gigi

Menyadari kerumitan perawatan gigi sensitif di atas, maka sebaiknya Anda mencegah kondisi tersebut sebelum terjadi da tidak lupa selalu gosok gigi sesudah makan dan sebelum tidur. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan.

  • Cara paling sederhana adalah menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dengan menyikat gigi dua kali sehari dengan bulu sikat yang lembut dan pasta gigi berflouride.
  • Hindari menggosok gigi terlalu sering, menggosok dengan kasar, atau pasta gigi dengan kadar yang dapat menyebabkan lapisan gigi rusak.
  • Hindari mengasah gigi yang dapat menyebabkan gigi retak dan menjadi sensitif.
  • Batasi makanan dan minuman asam, seperti minuman soda, yogurt, dan jeruk sitrus. Semua ini dapat mengikis sebagian email gigi terus-menerus. Minum dengan menggunakan sedotan dapat mengurangi risiko ini.
  • Minumlah air mineral untuk menormalkan kadar asam di mulut setelah mengonsumsi susu dan makanan serta minuman berasam.
  • Hindari langsung menyikat gigi setelah mengonsumsi makanan dan minuman berasam. Asam membuat email gigi menjadi lebih lunak dan mudah terkikis saat disikat.

Baca Juga:

Dengan mencegah gigi agar tidak menjadi sensitif, Anda tidak perlu khawatir lagi gigi akan terasa ngilu ketika mengonsumsi makanan kesukaan, seperti menyantap es krim. Atau makan makanan yang panas, dingin tapi apabila rasa ngilu sudah pergi anda juga harus tetap merawat gigi, karena penyebab gigi ngilu sangat banyak.