Manfaat Daun Katuk yang Jarang Diketahui Orang


Manfaat Daun Katuk yang Jarang Diketahui Orang

Manfaat Daun Katuk yang Jarang Diketahui Orang. Daun katuk dikenal dengan ajaibnya melancarkan dan menambah volume ASI untuk ibu menyusui. Padahal ada segudang manfaat selain itu. Selain tinggi protein nabati daun katuk juga mudah ditemui. Ini karena memang mudah tumbuh di sekitar kita. Tinggal tancap batang yang agak tua bagian ujung maka akan tumbuh.

Nutrisi yang ada dalam kandungan daun katuk memang bervariasi. Yang jelas tanah Indonesia yang subur ini mampu memberikan kemanfaatan terbaik untuk manusia yang hidup di atasnya. Daun ini memiliki warna hijau tua gelap dan memiliki serat tinggi.

Katuk (Sauropus androgynus) merupakan spesies tumbuhan yang banyak terdapat di Asia Tenggara termasuk ke dalam genus sauropus dalam suku phyllanthaceae. Tumbuhan ini dalam beberapa bahasa dikenali sebagai mani cai (马尼菜; bahasa Tionghoa), cekur manis (bahasa Melayu); dan rau ngót (bahasa Vietnam). Daun katuk merupakan sayuran minor yang dikenal memiliki khasiat memperlancar aliran air susu ibu (ASI).

Kandungan Daun Katuk

Apa sajak kandungan daun katuk yang baik untuk kesehatan tubuh. Berikut nutrisi dari manfaat daun katuk yang jarang diketahui orang.

Setiap 100 gram daun katuk setidaknya terkandung 35 kalori dan beragam nutrisi antara lain :

  • 5–7 gram protein
  • 1 gram lemak
  • 1,8–2 gram serat
  • 250 miligram vitamin C
  • 190 miligram folat
  • 1 miligram zinc
  • 45 miligram kalium
  • 120 miligram magnesium
  • 170 miligram kalsium
  • 2,7 miligram zat besi

Manfaat Daun Katuk

Berikut manfaat daun katuk bagi k.esehatan. Manfaat yang hebat dari daun katuk seiring dengan kandungan nutrisi, antioksidan, dan berbagai zat di dalamnya.  Daun ini  memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu:

1. Mengatasi peradangan

Kandungan baik yang ada di dalamnya yaitu zat antiradang. Ini yang dapat mengurangi peradangan pada tubuh manusia. Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera dan akan membaik dengan sendirinya.

Waktu terjadinya peradangan terkadang bisa terjadi dalam waktu lama.

2. Mampu meningkatkan produksi ASI

Dalam kaitannya produksi ASI hal ini dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Menurut research bahwa daun katuk terbukti dapat meningkatkan jumlah kedua hormon tersebut di dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan produksi ASI.

Penunjang lain selain nutrisi yang seimbang juga konsumsi air putih yang cukup, istirahat, dan pengelolaan kondisi stres.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh manusia

Ini karena adanya kandungan vitamin C yang banyak. Selain itu juga vitamin A dan antioksidan yang baik untuk memperkuat daya tahan tubuh. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa ekstrak daun katuk memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

4. Menurunkan kadar gula darah

Penelitian terkini mengabarkan bahwa salah satu manfaat daun katuk untuk menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Bagi penderita resiko risiko diabetes daun katuk sangat baik dikonsumsi.

5. Mencegah adanya obesitas

Definisi obesitas adalah masalah kesehatan ketika penderitanya memiliki berat badan berlebih, akibat penumpukan jaringan lemak di dalam tubuh. Ekstrak daun katuk dipercaya dapat mengurangi pembentukan jaringan lemak sehingga baik untuk mencegah obesitas, begitulah hasil research menunjukkan. Perkembangan dunia penelitian khususnya daun katuk masih berlanjut hingga sekarang.

6. Menyembuhkan luka

Penggunaan ekstrak daun katuk sangat baik untuk penyembuhan luka. Ini karena ekstraknya mengandung antioksidan serta efek antiradang dan antibakteri. Berkat efek tersebut, ekstrak daun katuk diyakini dapat mempercepat proses pemulihan dan penyembuhan luka.

Baca Juga:

Dalam dunia herbal dan suplemen daun katuk sangat baik dikonsumsi rutin. Karena bersifat alami maka jauh dari efek samping. Konsultasikan kepada para ahli seperti dokter, ahli gizi dan pelaku kesehatan lainnya untuk lebih lanjut.

Dengan manfaat daun katuk yang jarang diketahui orang ini diharapkan mampu menambah wawasan terkait daun katuk semakin meningkat.