Manfaat Vitamin E dan Contoh Asupannya


Manfaat Vitamin E dan Contoh Asupannya

Manfaat Vitamin E dan Contoh Asupannya. Vitamin E memiliki kontribusi dalam pembentukan antibodi seseorang. Virus pada manusia hanya bisa di atasi dengan antibodi yang baik. Berbeda dengan bakteri bisa diatasi dengan obat antibiotik. Kembali dengan vitamin E tadi. Vitamin E sangat berguna dalam pembentukan sistem imun pada manusia. Vitamin E udah ditemui dan tidak mahal untuk dijangkau. Vitamin e juga dibutuhkan untuk ibu hamil hingga melahirkan.

Dalam dunia antibodi maka bisa dikatakan vitamin penunjang daya tahan tubuh yang tak kalah pentingnya ialah vitamin E. Vitamin E merupakan salah satu jenis antioksidan dan memiliki peran penting dalam melindungi kelenjar timus dan memperkuat sel darah putih dalam melawan infeksi.

Vitamin E adalah nama umum untuk dua kelas molekul (tocopherol dan tocotrienol) yang memiliki aktivitas vitamin E dalam nutrisi. Vitamin E bukan nama untuk setiap satuan bahan kimia spesifik namun, untuk setiap campuran yang terjadi di alam yang menyediakan fungsi vitamin E dalam nutrisi.

Keberadaan vitamin E penting bagi sistem kekebalan yaitu ketika tubuh mendapat serangan penyakit kronis akibat virus serta kerusakan sel tubuh yang diakibatkan oleh radikal bebas. Kacang-kacangan dan biji-bijian mentah, seperti biji bunga matahari, kacang tanah, kacang almond, papaya, alpukat, dan bayam adalah sumber vitamin E yang baik.

Vitamin E merupakan antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melindungi sel-sel dari kerusakan. Selain itu, vitamin E juga memiliki fungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu pembentukan sel darah merah, memperlambat penuaan, serta mengurangi risiko penyakit katarak dan radang sendi. Meski jarang terjadi, kekurangan vitamin E dapat menyebabkan anemia hemolitik.

Manfaat Vitamin E dan Contoh Asupannya

Manfaat Vitamin E

Dari sekian vitamin untuk vitamin E memiliki manfaat khusus bagi tubuh manusia.

1. Sebagai Antioksidan dalam Menangkal Radikal Bebas

Salah satu zat berbahaya yang setiap hari mengintai keselamatan manusia adalah radikal bebas. Radikal bebas membahayakan bagi tubuh hal ini karena dapat merusak sel tubuh sekaligus memicu berbagai penyakit kronis. Bila tak tertangkal dengan baik maka penyakit kanker dan keluhan pada jantung akan memburuk. Solusi nutrisi penopang antioksidan adalah mengkonsumsi sayur-sayuran seperti bayam dan sawi bisa mencegah terjadinya penuaan sel, karena kedua jenis sayuran ini memiliki kandungan vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan.

2. Menjaga Kesehatan Mata

Vitamin E terkenal dalam penjagaan daya tubuh seseorang. Vitamine juga membantu agar mata selalu prima. Anda bisa melihat hail penelitian dari Department of Epidemology and Health Statistics yang dilakukan oleh Qingdao University Medical College menemukan perihal asupan vitamin E dan tingkat serum tokoferol yang tinggi mampu menurunkan risiko penyakit katarak pada mata orang berusia lanjut.

3. Keseimbangan Hormon

Tubuh menusia akan mengalami gangguan bila produksi hormon tidak seimbang. Posisi vitamin E adalah menjaga keseimbangan sistem endokrin dan saraf karena mampu menyeimbangkan sistem hormon. Ada gejala hormon yang tidak seimbang antara lain kenaikan berat badan, sakit perut akibat menstruasi, infeksi saluran kemih, hingga alergi dan kecemasan berlebih. Mengkonsumsi sayur dan buah akan menjaga keseimbangan hormon karena asupan vitamin e yang cukup.

4. Berguna pada Ibu Hamil dan Janin

Ibu hamil sangat membutuhkan yang namanya vitamin E dalam usia kehamilan dan perkembangan janin. Khususnya ibu hamil maka vitamin E juga memiliki peranan penting karena berfungsi untuk melindungi asam lemak kritis pada janin. Selain itu, vitamin E pun memiliki dampak positif pada tahap awal pekembangan saraf dan otak. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi vitamin E alami untuk menghindari terjadinya kelainan pada janin.

5. Turunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Senyawa penting pada vitamin E seperti tokotinerol menunjukkan fungsi anti-inflamasi. Tokotrienol berkontribusi terhadap pencegahan penyakit Alzheimer. Vitamin E berperan dalam memperlambat kehilangan memori dan penurunan fungsi otak. Konsumsi vitamin E yang dibarengi dengan vitamin C juga dapat mengurangi risiko demensia.

Sumber Vitamin E (bahan asupan gizi)

Dalam mengakses vitamin e melalui makanan terdapat pada pada kacang-kacangan misalnya almond dan kacang tanah. Selain itu, kandungan vitamin E juga terdapat pada jagung, kedelai, minyak biji bunga matahari, dan bibit gandum.

Selain itu ada juga minyak biji gandum, minyak kedelai, minyak jagung, alfalfa, selada, kacang-kacangan, asparagus, pisang, strawberry, biji bunga matahari, buncis, ubi jalar dan sayuran berwarna hijau.

Dalam studi National Library of Medicine (NLM) Amerika Serikat, sayur-sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, daun lobak, dan brokoli juga memiliki kandungan vitamin E yang cukup tinggi. Tak hanya sayuran, kandungan vitamin E juga terdapat pada buah-buahan, seperti alpukat, tomat, pepaya, mangga, dan wortel.

Baca Juga :

Akibat Kekurangan Vitamin E

Tak heran kesadaran yang masih kurang akan pemenuhan vitamin e sehingga menyebabkan penyakit menggerogoti dirinya. Berikut beberapa penyakit akibat kekurangan vitamin E seperti perubahan degeneratif pada sistem saraf dan otot, kelemahan dan kesulitan berjalan, nyeri pada otot betis gangguan penglihatan, anemia, retensi cairan (odem), dan kelainan kulit.

Contoh produk vitamin e di pasaran Natur-E, Blackmores Natural E, Ever E, Puritan’s Pride Vitamin E, Nutriwell Vitamin E, Wellness Natural Vitamin E, dan Nourish-E. Demikian manfaat vitamin e dan contoh asupannya semoga membantu pembaca semua.